Beranda ยป Blog ยป Menguak Pesona Maratua: Surga Bawah Laut dan Danau Ubur-ubur Tak Menyengat di Jantung Kalimantan Timur

Menguak Pesona Maratua: Surga Bawah Laut dan Danau Ubur-ubur Tak Menyengat di Jantung Kalimantan Timur

5/5 - (1 vote)

Lupakan sejenak keramaian Bali atau harga fantastis Raja Ampat. Kalimantan Timur menyimpan sebuah permata bahari yang siap membuat Anda terpukau: Pulau Maratua. Destinasi ini lebih dari sekadar titik di peta; ia adalah sebuah ekosistem bahari yang menakjubkan, dengan perpaduan pantai berpasir putih bak tepung, air laut sebening kristal, dan kekayaan bawah laut yang tak ada duanya. Bukan cuma itu, Maratua menawarkan keunikan yang jarang ditemukan di tempat lain: danau air asin dengan ubur-ubur tak menyengat yang bisa Anda ajak berenang bersama. Siap untuk petualangan yang jujurly bikin speechless?

Daftar Isi

Kenapa Harus ke Pulau Maratua?

Pulau Maratua bukan destinasi sembarangan. Ia adalah bagian dari Kepulauan Derawan yang termasyhur, namun memiliki pesonanya sendiri yang sangat menonjol. Bagi para penyelam, Maratua adalah surga. Titik-titik penyelaman di sekitarnya dikenal secara global karena keanekaragaman hayatinya yang luar biasa. Anda bisa bertemu penyu hijau raksasa, hiu karang, pari manta, hingga barakuda yang berkerumun dalam formasi megah. Airnya yang hangat dan visibilitasnya yang tinggi menjadikaya spot ideal, baik untuk penyelam berpengalaman maupun pemula. Kejujuraya, panorama bawah laut di sini akan mengubah persepsi Anda tentang keindahan.

Selain bawah lautnya, daya tarik utama Maratua adalah fenomena alam unik yang disaksikaya. Yakni keberadaan Danau Kakaban, sebuah danau air asin di tengah pulau dengan populasi ubur-ubur tak menyengat. Berenang di antara ratusan ubur-ubur transparan tanpa rasa takut adalah pengalaman yang tidak akan terlupakan. Ini adalah bukti nyata bagaimana alam bisa menciptakan keajaiban yang tak terduga.

Maratua juga menawarkan ketenangan. Jauh dari hiruk pikuk kota, pulau ini menjanjikan kedamaian yang sejati. Anda bisa menghabiskan waktu menikmati matahari terbit dan terbenam yang memukau, bersantai di pantai yang sepi, atau sekadar mendengarkan deburan ombak. Lingkungaya masih sangat alami, membuat setiap sudutnya terasa seperti petualangan. Jangan heran jika koneksi internet di sini sangat terbatas; justru itulah bagian dari daya tarik Maratua, memaksa Anda untuk benar-benar terhubung dengan alam.

Petualangan Wajib di Pulau Maratua

Siapkan diri Anda untuk eksplorasi penuh. Maratua dan pulau-pulau di sekitarnya menawarkan serangkaian aktivitas yang tak boleh dilewatkan.

1. Berenang di Danau Kakaban bersama Ubur-ubur Tak Menyengat

Ini adalah alasan utama banyak orang datang ke Maratua. Danau Kakaban adalah situs warisan dunia UNESCO dengan ekosistem purba yang unik. Di dalamnya terdapat empat jenis ubur-ubur yang telah berevolusi kehilangan kemampuan menyengatnya karena tidak adanya predator alami. Perjalanan menuju danau ini sedikit menantang dengan menaiki tangga kayu, namun pemandangaya sepadan. Rasakan sensasi berenang dikelilingi ribuan ubur-ubur yang lembut dan transparan. Penting untuk tidak menyentuh atau mengangkat ubur-ubur ke permukaan demi menjaga kelestarian mereka. Pastikan Anda tidak menggunakan sunscreen atau produk kimia apa pun sebelum berenang, agar ekosistem danau tetap terjaga. Ini adalah pengalaman sekali seumur hidup yang tak akan Anda temukan di banyak tempat lain di dunia. Kunjungi halaman Wikipedia Pulau Kakaban untuk informasi lebih lanjut.

2. Menjelajahi Keindahan Bawah Laut (Diving dan Snorkeling)

Maratua adalah kiblat bagi para penyelam. Beberapa titik penyelaman favorit meliputi:

  • Barracuda Point: Sesuai namanya, Anda akan bertemu dengan sekolah barakuda yang berputar-putar menciptakan “tornado” yang menakjubkan. Arusnya bisa cukup kuat, jadi ini lebih cocok untuk penyelam berpengalaman.
  • Big Fish Country: Di sini, peluang bertemu hiu karang, pari manta, hingga hiu paus (jika beruntung) sangat tinggi. Keanekaragaman ikan dan terumbu karangnya luar biasa.
  • Turtle Traffic/Parade: Titik ini adalah rumah bagi banyak penyu hijau. Anda bisa menyaksikan mereka berenang, beristirahat, atau bahkan makan rumput laut dengan tenang.
  • Gua Haji Mangku: Gua bawah air yang eksotis, cocok untuk penyelam yang mencari tantangan berbeda.

Bagi yang tidak menyelam, snorkeling di sekitar pulau juga tak kalah memukau. Perairan dangkalnya yang jernih menampilkan terumbu karang yang sehat dan ikan-ikan berwarna-warni.

3. Berjemur dan Bersantai di Pantai Pasir Putih

Pulau Maratua diberkahi dengan garis pantai yang indah. Anda bisa menemukan spot-spot sepi untuk bersantai, membaca buku, atau sekadar menikmati birunya laut. Pantai di depan Maratua Paradise Resort adalah salah satu yang paling cantik, dengan dermaga panjang yang cocok untuk berfoto.

4. Island Hopping ke Pulau Sangalaki dan Derawan

Umumnya, paket wisata ke Maratua akan mencakup kunjungan ke pulau-pulau tetangga. Pulau Sangalaki terkenal sebagai rumah bagi pari manta. Anda bisa berenang dan snorkeling dengan makhluk raksasa nan anggun ini. Di sana juga terdapat pusat konservasi penyu, di mana Anda bisa melihat tukik (anak penyu) yang siap dilepas ke laut. Pulau Derawan, pulau utama di kepulauan ini, juga patut disinggahi untuk merasakan suasana lokal yang lebih ramai dan mencoba kuliner khasnya.

5. Menikmati Sunset dan Sunrise Spektakuler

Posisi Maratua memungkinkan Anda menyaksikan panorama matahari terbit dan terbenam yang memukau. Dermaga panjang atau pantai-pantai sepi adalah spot terbaik untuk menikmati momen magis ini. Langit yang memerah atau jingga akan menjadi penutup hari yang sempurna setelah seharian berpetualang.

Cara Menuju Pulau Maratua: Rute dan Transportasi

Menjangkau Maratua memang membutuhkan sedikit usaha, namun perjalanan ini akan terbayar lunas dengan keindahaya.

1. Penerbangan ke Berau (Bandara Kalimarau – BEJ)

Titik masuk utama menuju Kepulauan Derawan adalah melalui Bandara Kalimarau (BEJ) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Beberapa maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Super Air Jet, dan Citilink melayani rute ke Berau dari kota-kota besar seperti Jakarta (melalui Balikpapan), Surabaya, atau Makassar. Disarankan untuk memesan tiket jauh-jauh hari, terutama saat musim liburan.

2. Dari Bandara Kalimarau ke Tanjung Batu

Setelah tiba di Bandara Kalimarau, Anda perlu melanjutkan perjalanan darat menuju Pelabuhan Tanjung Batu. Jaraknya sekitar 2-3 jam perjalanan, tergantung kondisi lalu lintas. Anda bisa menggunakan taksi bandara, menyewa mobil dengan sopir, atau menggunakan jasa travel yang sudah banyak tersedia. Untuk kenyamanan dan fleksibilitas, sewa mobil di Berau bisa menjadi pilihan terbaik, terutama jika Anda bepergian dalam kelompok. Dengan rental mobil Berau, Anda dapat mengatur jadwal keberangkatan Anda sendiri tanpa harus terikat transportasi umum.

3. Dari Tanjung Batu ke Pulau Maratua

Dari Pelabuhan Tanjung Batu, perjalanan dilanjutkan menggunakan speedboat. Perjalanan laut ini memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam, bergantung pada kondisi gelombang dan jenis speedboat. Kebanyakan resort atau operator tur akan mengatur penjemputan speedboat dari Tanjung Batu. Jika Anda bepergian secara mandiri, Anda bisa menyewa speedboat umum atau pribadi di pelabuhan. Pastikan untuk menanyakan jadwal keberangkatan yang pasti karena tidak setiap saat ada speedboat yang menuju Maratua, terutama jika bukan musim ramai. Harga speedboat biasanya bisa dinegosiasikan jika Anda menyewa secara pribadi, namun akan lebih murah jika berbagi dengan rombongan lain.

Mengelilingi Maratua dan Pulau Sekitarnya

Untuk berpindah antarspot wisata atau mengunjungi pulau lain seperti Kakaban atau Sangalaki, Anda akan mengandalkan speedboat. Kebanyakan akomodasi atau operator tur akan menyediakan paket island hopping. Jika Anda ingin lebih fleksibel, Anda bisa menyewa speedboat pribadi seharian, namun harganya akan lebih mahal.

Akomodasi di Maratua: Pilihan dan Tips Memilih

Pilihan akomodasi di Maratua cukup beragam, dari resort mewah hingga penginapan lokal.

  • Resort Mewah: Maratua Paradise Resort adalah salah satu yang paling terkenal, menawarkan water villa dengan pemandangan langsung ke laut yang menakjubkan. Ada juga Nabucco Island Resort daunukan Island Resort yang lebih eksklusif, biasanya ditujukan untuk penyelam. Resort-resort ini umumnya menawarkan paket lengkap termasuk makan dan tur.
  • Penginapan Lokal/Homestay: Tersedia juga homestay yang dikelola penduduk lokal dengan harga yang lebih terjangkau. Fasilitasnya mungkin sederhana, namun ini adalah cara bagus untuk merasakan kehidupan lokal. Carilah di sekitar perkampungan Bajo.
  • Tips Memilih: Tentukan prioritas Anda. Jika kenyamanan dan fasilitas lengkap adalah yang utama, pilih resort. Jika ingin berhemat dan merasakan interaksi dengan penduduk lokal, homestay adalah pilihan bijak. Pesanlah akomodasi jauh hari, terutama saat musim puncak.

Kuliner Khas Maratua: Apa yang Wajib Dicoba?

Sebagai pulau, kuliner utama di Maratua tentu saja hidangan laut segar. Restoran di resort atau warung makan lokal akan menyajikan ikan bakar, udang, cumi, dan kepiting hasil tangkapaelayan setempat. Rasanya jujurly segar daikmat. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba sambal khas Kalimantan Timur yang pedasnya nampol. Selain itu, Anda juga akan menemukan hidangan umum Indonesia laiya.

Tips Praktis untuk Petualang Sejati

  • Bawa Uang Tunai: ATM sangat langka, bahkan mungkin tidak ada. Pastikan Anda membawa uang tunai yang cukup untuk seluruh perjalanan, terutama untuk pengeluaran kecil dan membeli suvenir.
  • Sinyal Komunikasi Terbatas: Jaringan seluler sangat tidak stabil, bahkan sering kali tidak ada sama sekali. Anggap ini sebagai kesempatan untuk detoks digital dan benar-benar menikmati alam. Beri tahu keluarga atau rekan kerja bahwa Anda akan sulit dihubungi.
  • Perlindungan Matahari Maksimal: Sinar matahari di Maratua sangat terik. Bawa sunscreen dengan SPF tinggi, topi lebar, kacamata hitam, dan pakaian lengan panjang.
  • Jaga Kebersihan Lingkungan: Maratua adalah permata alam yang masih sangat terjaga. Jangan meninggalkan sampah apa pun, apalagi di laut. Bawa kembali sampah Anda jika perlu.
  • Pesan Tur dan Transportasi Lebih Awal: Terutama jika Anda datang di musim ramai, pastikan semua akomodasi, speedboat dari Tanjung Batu, dan tur island hopping sudah dipesan.
  • Bawa Perlengkapan Snorkeling Pribadi: Meskipun banyak tempat menyewakan, membawa masker dan snorkel sendiri akan lebih nyaman dan higienis.
  • Waktu Terbaik Berkunjung: Musim kemarau (sekitar April hingga Oktober) adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Maratua, karena cuaca lebih cerah dan ombak cenderung tenang, membuat perjalanan laut lebih nyaman dan visibilitas menyelam lebih baik.
  • Perhatikan Jadwal Penerbangan: Jadwal penerbangan ke Berau kadang bisa berubah. Selalu cek ulang jadwal Anda beberapa hari sebelum keberangkatan.
  • Bawa Obat-obatan Pribadi: Apotek atau fasilitas medis di pulau sangat terbatas. Siapkan obat-obatan pribadi yang mungkin Anda perlukan.

Hidden Gem Maratua: Spot Foto Terbaik dan Momen Tak Terlupakan

Untuk mendapatkan hasil foto yang instagramable dan pengalaman yang lebih mendalam, perhatikan hal-hal berikut:

  • Dermaga Maratua Paradise Resort: Dermaga panjang ini adalah spot klasik untuk foto dengan latar air laut biru toska. Datanglah saat pagi hari untuk mendapatkan cahaya terbaik dan menghindari keramaian.
  • Sunset di Ujung Pulau: Cari spot terpencil di ujung barat pulau yang minim pohon untuk mendapatkan pemandangan matahari terbenam yang tak terhalang. Efek siluet dari pepohonan kelapa akan menambah dramatisasi foto Anda.
  • Foto Underwater di Kakaban: Jika Anda memiliki kamera underwater, abadikan momen berenang bersama ubur-ubur di Danau Kakaban. Pastikan Anda bergerak perlahan dan tidak mengganggu mereka.
  • Perkampungan Bajo: Kunjungi perkampungan suku Bajo yang terapung di atas air. Ini adalah kesempatan bagus untuk melihat kehidupan lokal dan budaya yang unik. Minta izin sebelum memotret penduduk setempat.
  • Momen Tenang di Pantai Sepi: Jauhkan diri dari area resort dan berjalanlah menyusuri pantai. Anda mungkin akan menemukan teluk-teluk kecil yang sepi, sempurna untuk meditasi atau sekadar menikmati keheningan.
  • Bintang di Malam Hari: Karena minimnya polusi cahaya, langit Maratua di malam hari bertabur bintang dengan sangat jelas. Ini adalah surga bagi para astrofotografer atau siapa saja yang ingin menikmati pemandangan galaksi Bimasakti.

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan mengenai wisata di Pulau Maratua:

1. Apakah Pulau Maratua aman untuk solo traveler?
Ya, Pulau Maratua umumnya aman. Masyarakatnya ramah, dan tingkat kriminalitas rendah. Namun, seperti di destinasi mana pun, tetaplah waspada dan informasikan rencana perjalanan Anda kepada orang terdekat.

2. Apakah ada sinyal internet dan listrik di Maratua?
Sinyal internet sangat terbatas dan tidak stabil. Beberapa resort mungkin menyediakan Wi-Fi di area tertentu, namun jangan berharap banyak. Listrik umumnya tersedia 24 jam di resort, tetapi di homestay atau perkampungan lokal, mungkin hanya tersedia pada jam-jam tertentu.

3. Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Maratua?
Musim kemarau, yaitu antara bulan April hingga Oktober, adalah waktu terbaik. Cuaca cerah, ombak cenderung tenang, dan visibilitas bawah laut sangat baik untuk aktivitas menyelam maupun snorkeling.

4. Apa saja yang perlu saya bawa saat ke Maratua?
Selain pakaian renang dan perlengkapan pribadi, bawa uang tunai yang cukup, tabir surya, topi, kacamata hitam, obat-obatan pribadi, kamera underwater (jika ada), dan tas anti air untuk menjaga barang elektronik Anda.

5. Apakah saya bisa berenang di Danau Kakaban jika tidak bisa berenang?
Ya, Anda tetap bisa berenang di Danau Kakaban karena airnya tenang dan dangkal di beberapa bagian. Anda bisa menggunakan pelampung atau jaket pelampung. Namun, tetap berhati-hati dan selalu ditemani.