Makassar, si Kota Daeng, tidak hanya memukau dengan kekayaan sejarah dan kuliner legendarisnya. Lebih dari itu, kota ini menyimpan denyut kehidupan malam yang tak kalah menarik, terutama di ranah bar dan kafenya. Lupakan sejenak keramaian Bali atau Jakarta; Makassar menawarkan perpaduan unik antara tradisi kopi lokal yang kuat dan modernitas bar koktail yang menjamur. Ini bukan sekadar tempat minum, melainkan sebuah pengalaman budaya dan sosial yang otentik. Siap menjelajahi sudut-sudut paling vibey di Makassar?

- Kenapa Harus Jelajah Bar dan Cafe di Makassar?
- Mengenal Zona Cafe dan Bar di Makassar
- Ragam Pilihan: Dari Kopi Lokal hingga Koktail Internasional
- Kuliner Pendamping: Jangan Lupa Cicipi!
- Panduan Transportasi: Jelajahi Makassar dengan Mudah
- Tips Lapangan untuk Petualang Bar dan Cafe
- Local Secret: Cari Tahu Ini!
- Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Kenapa Harus Jelajah Bar dan Cafe di Makassar?
Makassar memiliki pesona tersendiri yang sering luput dari radar para pelancong pencari hiburan malam dan tempat nongkrong asyik. Pertama, kota ini adalah salah satu gerbang utama Indonesia Timur, tempat bertemunya berbagai kultur dan cita rasa. Hal ini tercermin pada menu-menu di banyak kafe dan bar, yang tak jarang mengombinasikan sentuhan lokal dengan tren global.
Kedua, Makassar punya sejarah panjang dengan kopi. Jangan kaget jika menemukan banyak kedai kopi tradisional yang sudah eksis puluhan tahun berdampingan dengan kafe-kafe specialty coffee modern. Ini berarti Anda bisa merasakan evolusi budaya kopi dalam satu kota. Kopi Toraja yang legendaris, misalnya, adalah primadona di sini. Banyak kafe yang bangga menyajikan kopi hasil bumi Sulawesi Selatan dengan berbagai metode seduh.
Ketiga, dinamika sosial di Makassar sangat hidup. Nongkrong di kafe atau bar adalah bagian integral dari kehidupan masyarakatnya. Anda akan menemukan suasana yang hangat, ramah, dan terbuka, jauh dari kesan eksklusif. Interaksi dengan warga lokal akan memperkaya perjalanan Anda. Terakhir, harga yang ditawarkan di sebagian besar tempat cenderung lebih bersahabat dibandingkan dengan kota-kota besar lain di Indonesia, namun dengan kualitas yang tak kalah saing.
Mengenal Zona Cafe dan Bar di Makassar
Makassar adalah kota yang relatif mudah dinavigasi, dan area-area kafe serta bar utamanya tersebar di beberapa titik strategis. Memahami zona-zona ini akan membantu Anda merencanakan cafe-hopping atau bar-crawling yang efisien.
Pusat Kota: Perpaduan Klasik dan Modern
Area sekitar Jalan Penghibur, Jalan Veteran, dan Jalan Ahmad Yani adalah jantung kota, tempat Anda menemukan kafe-kafe legendaris yang sudah ada sejak era kolonial hingga kedai kopi modern dengan desain minimalis. Di sini, Anda bisa merasakauansa historis sambil menyesap kopi, atau beralih ke bar-bar yang lebih chic di gedung-gedung tinggi. Suasana di pusat kota cenderung ramai dan hidup, terutama selepas jam kerja. Banyak pilihan kafe yang cocok untuk bekerja atau sekadar bersantai. Bar-bar di area ini sering kali menawarkan hiburan live music atau DJ, menjadi tempat sempurna untuk mengakhiri hari.
Area Panakkukang dan Sekitarnya: Kekinian dan Ramai
Panakkukang dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan dan kuliner modern di Makassar. Kawasan ini dipenuhi mal, hotel, dan tentu saja, kafe serta bar kekinian yang menyasar segmen anak muda dan keluarga. Jalan Boulevard Raya, Jalan Pengayoman, dan sekitarnya adalah magnet bagi mereka yang mencari tempat nongkrong modern dengan fasilitas lengkap. Kafe-kafe di Panakkukang sering kali mengusung tema estetik, ideal untuk berfoto ria. Bar-bar di sini cenderung lebih up-to-date dengan tren minuman dan musik. Keuntungaya, area ini punya banyak pilihan parkir dan mudah diakses, meskipun sering macet pada jam-jam sibuk.
Sepanjang Pantai Losari: Pemandangan Laut dan Angin Malam
Meski Pantai Losari lebih dikenal dengan kuliner malamnya seperti Coto Makassar dan Pisang Epe, beberapa kafe dan bar modern kini mulai bermunculan di sepanjang pesisirnya atau di hotel-hotel yang menghadap laut. Menikmati kopi atau koktail sambil memandangi laut lepas dan merasakan semilir angin adalah pengalaman yang sulit ditolak. Tempat-tempat ini menawarkan suasana yang lebih rileks dan romantis, sangat cocok untuk pasangan atau sekadar melepas penat setelah seharian beraktivitas. Pemandangan matahari terbenam dari sini adalah daya tarik utama yang membuat tempat-tempat di area ini sangat dicari.
Hidden Gems: Utara Kota dan Sekitarnya
Jangan terpaku pada area populer saja. Beberapa hidden gems bisa ditemukan di bagian utara kota, menuju arah Pelabuhan Paotere atau bahkan agak ke pinggir kota. Kafe-kafe ini mungkin tidak semewah di Panakkukang, tetapi sering kali menawarkan kopi yang sangat berkualitas, suasana yang lebih tenang, dan harga yang jauh lebih terjangkau. Beberapa di antaranya bahkan punya desain yang unik dan artistik, menjadi tempat favorit para pekerja kreatif atau mereka yang mencari ketenangan. Menjelajah area ini membutuhkan sedikit usaha ekstra, tapi hasilnya sepadan dengan pengalaman otentik yang akan Anda dapatkan.
Ragam Pilihan: Dari Kopi Lokal hingga Koktail Internasional
Makassar punya spektrum pilihan yang luas untuk urusan kafe dan bar. Anda tidak akan kehabisan opsi, apa pun preferensi Anda.
Cafe Spesialis Kopi Lokal
Seperti yang sudah disinggung, kopi adalah nadi Makassar. Banyak kafe yang fokus pada penyajian kopi dari daerah Sulawesi Selatan, seperti Toraja, Enrekang, atau Latimojong. Mereka tidak hanya menyajikan kopi tersebut, tetapi juga sering kali memberikan edukasi tentang asal-usul dan profil rasa kopi yang disajikan. Metode seduh yang beragam, mulai dari manual brew V60, Chemex, hingga AeroPress, membuat pengalamagopi Anda semakin kaya. Carilah kedai kopi dengan logo biji kopi khas atau yang secara eksplisit mencantumkan “Single Origin Sulawesi” di menunya. Ini adalah tempat terbaik untuk merasakan kekayaan cita rasa kopi Indonesia yang otentik.
Bar Koktail dan Live Music
Jika malam tiba dan Anda ingin suasana yang lebih meriah, Makassar punya banyak bar koktail dengan hiburan live music atau DJ. Dari genre akustik yang menenangkan hingga R&B dan musik elektronik yang energik, Anda bisa menemukan tempat yang sesuai dengan selera musik Anda. Bar-bar ini biasanya menawarkan menu koktail klasik hingga racikan khusus yang terinspirasi dari bahan-bahan lokal. Beberapa bar bahkan memiliki “happy hour” yang menarik, menjadi kesempatan emas untuk mencicipi berbagai minuman tanpa menguras dompet.
Rooftop Bar dengan Pemandangan Kota
Beberapa hotel dan gedung modern di Makassar telah dilengkapi dengan rooftop bar yang menawarkan pemandangan kota dari ketinggian. Ini adalah pilihan tepat jika Anda mencari suasana yang lebih eksklusif dan romantis. Pemandangan lampu-lampu kota yang berkelip, ditemani angin malam, menciptakan latar yang sempurna untuk menikmati minuman favorit Anda. Meskipun harga di tempat-tempat ini cenderung lebih tinggi, pengalaman dan suasana yang ditawarkan sepadan dengan biayanya. Pastikan untuk datang lebih awal untuk mendapatkan meja dengan pemandangan terbaik, terutama saat akhir pekan.
Gastrobar dan Tempat Hangout Estetik
Tren gastrobar yang mengombinasikan hidangan lezat dengan minuman berkualitas juga menjamur di Makassar. Tempat-tempat ini sering kali memiliki desain interior yang estetik, menjadi favorit para kaum urban yang ingin bersosialisasi sambil menikmati makanan dan minuman berkualitas. Menu makanaya beragam, mulai dari comfort food ala Barat hingga adaptasi hidangan lokal yang disajikan secara modern. Suasana yang nyaman, pencahayaan yang pas, dan playlist musik yang kurasi membuat tempat-tempat ini ideal untuk pertemuan santai atau kencan.
Kuliner Pendamping: Jangan Lupa Cicipi!
Nongkrong di kafe atau bar di Makassar tidak lengkap tanpa mencicipi kuliner pendampingnya. Kota ini adalah surganya makanan! Di kafe-kafe kopi, biasanya tersedia aneka kue tradisional seperti barongko, jalangkote, atau panada, yang pas sekali dipadukan dengan kopi hitam. Untuk pilihan yang lebih berat, banyak kafe juga menyajikan hidangan kekinian seperti pasta, burger, atau nasi goreng. Jangan lupa mencoba pisang epe atau pisang goreng, cemilan khas Makassar yang selalu berhasil memanjakan lidah.
Jika Anda berada di bar, sebagian besar juga menyediakan menu makanan berat. Jangan ragu untuk memesan coto Makassar, sup konro, atau mi kering, hidangan-hidangan yang sangat cocok disantap setelah beberapa gelas minuman. Beberapa bar bahkan memiliki spesialisasi hidangan seafood segar, mengingat Makassar adalah kota pesisir. Pastikan untuk bertanya kepada pelayan rekomendasi kuliner lokal terbaik yang cocok dengan minuman Anda. Mengenai warisan kuliner Makassar, UNESCO telah mengakui Coto Makassar sebagai warisan budaya tak benda Indonesia, menjadikaya sebuah keharusan untuk dicicipi.
Panduan Transportasi: Jelajahi Makassar dengan Mudah
Menjelajahi bar dan kafe di Makassar bisa dilakukan dengan berbagai cara. Untuk mobilitas yang fleksibel dayaman, terutama jika Anda ingin menjelajahi beberapa titik dalam satu malam atau dengan kelompok, sewa mobil di Makassar adalah opsi terbaik. Banyak penyedia rental mobil Makassar yang menawarkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari yang ekonomis hingga premium, lengkap dengan sopir yang tahu seluk-beluk kota. Ini akan sangat membantu Anda dalam berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain tanpa khawatir masalah parkir atau mencari transportasi umum pada larut malam. Cukup pesan dan biarkan sopir mengantar Anda ke destinasi berikutnya.
Selain sewa mobil, Anda juga bisa mengandalkan taksi konvensional atau aplikasi transportasi online yang beroperasi luas di Makassar. Untuk perjalanan singkat di pusat kota, becak atau ojek bisa menjadi pilihan yang menarik, memberikan pengalaman yang lebih lokal dan otentik. Namun, pastikan untuk menawar harga terlebih dahulu dengan becak atau ojek konvensional. Untuk petualangan yang lebih mandiri, menyewa sepeda motor juga bisa dipertimbangkan, meskipun lalu lintas di Makassar bisa cukup padat, terutama pada jam-jam sibuk.
Tips Lapangan untuk Petualang Bar dan Cafe
Agar pengalaman Anda menjelajahi bar dan kafe di Makassar berjalan lancar, berikut beberapa tips praktis dari kami:
Waktu Terbaik Berkunjung
Untuk kafe, pagi hingga sore adalah waktu terbaik untuk menikmati kopi dan suasana santai. Banyak kafe yang buka sejak pagi, ideal untuk sarapan atau memulai hari dengan secangkir kopi. Untuk bar dan suasana malam, sebagian besar mulai ramai selepas pukul 20.00 hingga larut malam. Akhir pekan (Jumat dan Sabtu malam) adalah puncak keramaian, jadi jika Anda mencari suasana yang lebih tenang, kunjungan pada hari kerja bisa menjadi pilihan.
Anggaran yang Perlu Disiapkan
Makassar relatif lebih terjangkau dibanding Bali atau Jakarta. Untuk secangkir kopi di kafe modern, siapkan sekitar Rp25.000 – Rp45.000. Makanan berat di kafe bisa berkisar Rp35.000 – Rp80.000. Untuk bar, harga koktail dimulai dari Rp75.000 – Rp150.000. Namun, ada banyak promo dan happy hour yang bisa dimanfaatkan. Alokasikan sekitar Rp200.000 – Rp400.000 per orang untuk sekali nongkrong di bar, tergantung seberapa banyak Anda memesan.
Keamanan dan Etika Lokal
Makassar adalah kota yang relatif aman, tetapi tetap waspada seperti di kota besar laiya. Jaga barang bawaan Anda, terutama di tempat yang ramai. Hindari terlalu mencolok atau menunjukkan barang berharga berlebihan. Masyarakat Makassar umumnya ramah dan sopan, jadi balas sapaan mereka. Meskipun ini adalah bar dan kafe, tetap hormati budaya lokal. Hindari keributan dan berperilaku lah yang pantas.
Spot Foto Instagramable
Banyak kafe dan bar di Makassar yang dirancang dengan estetika tinggi. Jangan ragu untuk mengambil foto, tetapi tetap perhatikan privasi pengunjung lain. Beberapa kafe memiliki mural seni lokal, tanaman hijau, atau desain interior unik yang menjadi latar sempurna untuk foto Anda. Rooftop bar di malam hari juga menawarkan pemandangan kota yang menakjubkan untuk diabadikan.
Local Secret: Cari Tahu Ini!
Jika Anda benar-benar ingin merasakan denyut lokal, carilah “warung kopi” tradisional yang sederhana. Jangan tertipu oleh tampilaya yang sederhana. Di sinilah para warga lokal dari berbagai latar belakang berkumpul, berdiskusi, dan menikmati kopi hitam khas Makassar yang pekat dengan harga sangat terjangkau. Mereka mungkin tidak punya menu koktail atau barista latte art, tetapi interaksi dan pengalaman otentiknya tak ternilai. Ini adalah tempat untuk mendengar cerita lokal dan merasakan kehangatan masyarakat Makassar yang sesungguhnya. Biasanya, warung kopi seperti ini banyak ditemukan di sekitar pasar tradisional atau jalan-jalan kecil di pusat kota.
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
1. Apakah sebagian besar bar dan kafe di Makassar menerima pembayaraon-tunai?
Ya, sebagian besar kafe dan bar modern di Makassar menerima pembayaran menggunakan kartu debit/kredit dan dompet digital. Namun, untuk warung kopi tradisional atau kedai kecil, disarankan untuk membawa uang tunai.
2. Adakah batasan usia untuk masuk ke bar di Makassar?
Umumnya, batasan usia untuk masuk bar atau memesan minuman beralkohol adalah 21 tahun. Beberapa tempat mungkin meminta identitas diri untuk memverifikasi usia.
3. Bisakah saya menemukan bar dengan tema atau konsep khusus di Makassar?
Tentu. Beberapa bar di Makassar mulai mengusung konsep tematik, seperti bar dengan tema musik tertentu, desain industrial vintage, atau bahkan yang berfokus pada koktail craft dengan bahan-bahan unik. Carilah informasi di media sosial atau tanyakan kepada warga lokal untuk rekomendasi.
4. Apakah ada bar atau kafe yang buka 24 jam di Makassar?
Beberapa warung kopi tradisional dan kafe yang populer di kalangan mahasiswa memang ada yang buka hingga larut malam atau bahkan 24 jam, terutama di area Panakkukang dan pusat kota. Namun, bar umumnya memiliki jam operasional hingga dini hari.
5. Apakah aman bagi perempuan untuk mengunjungi bar sendirian di Makassar?
Secara umum, Makassar aman. Namun, seperti di kota mana pun, disarankan untuk tetap berhati-hati, terutama saat pulang larut malam. Pilih tempat yang ramai dan terpercaya, informasikan teman atau keluarga tentang lokasi Anda, dan gunakan transportasi yang aman seperti taksi atau aplikasi online.





