Beranda ยป Blog ยป Pesona Banjarmasin: Panduan Lengkap Menjelajahi Kota Seribu Sungai

Pesona Banjarmasin: Panduan Lengkap Menjelajahi Kota Seribu Sungai

5/5 - (1 vote)

Sobat Balioh, pernahkah Anda membayangkan sebuah kota di mana kehidupan berdenyut di atas air, pasar-pasar ramai terapung di sungai, dan budaya lokal melebur harmonis dengan aliran kehidupan? Selamat datang di Banjarmasin, ibu kota Kalimantan Selatan, yang sering dijuluki “Venice of the East” atau “Kota Seribu Sungai”. Bukan sekadar julukan, identitas kota ini memang tak terpisahkan dari sungai-sungainya yang membelah kota, menjadi urat nadi kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakatnya.

Jika Anda mencari petualangan yang berbeda dari hiruk pikuk perkotaan biasa, Banjarmasin menawarkan pengalaman yang autentik dan tak terlupakan. Dari fajar menyingsing di pasar terapung yang legendaris hingga senja yang memudar di atas Jembatan Barito, setiap sudut kota ini menyimpan kisah dan pesona yang siap untuk Anda jelajahi. Mari kita selami lebih dalam keajaiban Banjarmasin, sebuah destinasi yang akan memanjakan indra dan memperkaya jiwa petualang Anda.

Daftar Isi

Mengapa Banjarmasin Wajib Masuk Daftar Liburan Anda?

Banjarmasin bukan hanya sekadar kota transit; ia adalah permata yang menawarkan tapestry budaya, sejarah, dan keindahan alam yang unik. Bayangkan, di sini, Anda bisa menyaksikan matahari terbit di atas pasar terapung yang berdenyut, mencicipi kuliner khas yang kaya rempah, hingga menyelami jejak sejarah Kesultanan Banjar yang megah. Kehidupan di Banjarmasin begitu erat kaitaya dengan sungai, membentuk sebuah ekosistem budaya yang tak akan Anda temukan di tempat lain.

Salah satu daya tarik utama adalah keberadaan sungai-sungai yang melintasi kota, menjadikan perahu (kelotok) sebagai moda transportasi vital dan bagian tak terpisahkan dari keseharian masyarakat. Ini menciptakan pemandangan kota yang hidup, di mana pasar, permukiman, bahkan masjid, dibangun di tepi atau di atas air. Perpaduan antara modernitas dan tradisi ini menghasilkan pengalaman wisata yang mendalam, memungkinkan Anda untuk tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan denyut nadi kehidupan lokal secara langsung.

Kota ini juga merupakan pusat kebudayaan Banjar yang kaya, dengan berbagai tradisi, seni, dan bahasa yang terjaga. Dari arsitektur rumah adat, seni pertunjukan, hingga kerajinan tangan, Banjarmasin menawarkan wawasan yang mendalam tentang kekayaan budaya Indonesia. Jika Anda adalah seorang penjelajah yang mencari pengalaman autentik, yang ingin terhubung dengan masyarakat lokal, dan yang terpukau oleh keunikan sebuah kota yang dibangun di atas air, maka Banjarmasin adalah destinasi yang tak boleh Anda lewatkan.

Menjelajahi Keunikan Pasar Terapung Lok Baintan dan Muara Kuin

Tidak ada kunjungan ke Banjarmasin yang lengkap tanpa merasakan sensasi Pasar Terapung. Ini adalah ikon kota, sebuah fenomena budaya dan ekonomi yang telah berlangsung selama berabad-abad. Ada dua pasar terapung utama yang terkenal: Pasar Terapung Muara Kuin dan Pasar Terapung Lok Baintan. Keduanya menawarkan pengalaman yang berbeda namun sama-sama memukau.

Pasar Terapung Muara Kuin: Legenda di Jantung Kota

Terletak di muara Sungai Kuin dan Barito, Pasar Terapung Muara Kuin adalah yang tertua dan paling legendaris. Pasar ini mulai berdenyut bahkan sebelum matahari terbit, sekitar pukul 05.00 pagi. Para pedagang, sebagian besar perempuan, dengan cekatan mengarungi sungai menggunakan jukung (perahu kecil tradisional) yang sarat dengan hasil bumi. Dari sayur-mayur segar, buah-buahan lokal, hingga aneka jajanan pasar, semuanya diperdagangkan langsung dari atas perahu.

Untuk menikmati pasar ini, Anda harus menyewa kelotok (perahu motor kayu) dari dermaga di pusat kota. Perjalanan menyusuri sungai di pagi buta, ditemani hembusan angin sejuk dan pemandangan kehidupan tepi sungai yang mulai menggeliat, adalah pengalaman tersendiri. Begitu tiba di lokasi pasar, Anda akan disambut hiruk pikuk ratusan jukung yang saling mendekat, bertransaksi, dan sesekali bertukar canda. Jangan ragu untuk membeli makanan ringan khas Banjar seperti laksa, lontong, atau soto Banjar yang dijajakan langsung dari perahu pedagang. Ini adalah sarapan paling autentik yang bisa Anda dapatkan!

Pasar Terapung Lok Baintan: Pesta Warna dan Keramaian

Sementara Muara Kuin lebih kental dengan suasana tradisional yang telah berusia ratusan tahun, Pasar Terapung Lok Baintan menawarkan pemandangan yang tak kalah meriah dan seringkali dianggap lebih besar serta lebih “ramah” wisatawan. Lokasinya sedikit lebih jauh ke hulu Sungai Martapura, namun perjalanan menuju ke sana akan sepadan. Waktu terbaik untuk mengunjunginya juga sama, yaitu di pagi hari, sekitar pukul 06.00 hingga 09.00.

Di Lok Baintan, Anda akan melihat lebih banyak variasi barang dagangan, mulai dari hasil kebun, ikan segar, hingga kain-kain tradisional Banjar. Interaksi antara pedagang dan pembeli sangat hidup, menciptakan suasana yang riuh namun tetap syahdu karena latar belakang sungai yang tenang. Salah satu keunikan Lok Baintan adalah tradisi “bapanduk”, di mana para pedagang (biasanya perempuan) bertukar dagangan tanpa menggunakan uang, melainkan sistem barter. Fenomena ini telah diakui sebagai warisan budaya tak benda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai tradisi pasar terapung, Anda bisa mengunjungi laman Wikipedia Banjarmasin.

Tips Mengunjungi Pasar Terapung:

  • Datanglah sepagi mungkin (sebelum pukul 06.00) untuk mendapatkan suasana terbaik dan cahaya matahari terbit yang indah untuk fotografi.
  • Sewa kelotok dari dermaga siring Sungai Martapura. Harga bisa dinegosiasikan.
  • Bawalah uang tunai dalam pecahan kecil untuk memudahkan transaksi.
  • Jangan lupa topi atau kacamata hitam untuk melindungi dari sinar matahari pagi.
  • Nikmati setiap momen! Ini adalah pengalaman yang sangat visual dan auditori.

Petualangan Sungai Lain yang Tak Kalah Memukau

Selain pasar terapung, Sungai Martapura dan anak-anak sungainya menawarkan banyak petualangan menarik laiya. Menyusuri sungai dengan kelotok adalah cara terbaik untuk melihat kehidupan Banjarmasin dari perspektif yang berbeda. Anda bisa melihat rumah-rumah panggung tradisional yang berjejer rapi di tepi sungai, anak-anak yang bermain air, hingga aktivitas sehari-hari warga yang tak terpisahkan dari sungai.

Mengunjungi Pulau Kembang: Kerajaan Monyet Ekor Panjang

Salah satu tujuan populer saat menyusuri Sungai Barito adalah Pulau Kembang. Pulau kecil ini merupakan habitat alami ribuan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). Begitu perahu mendekat, kawanan monyet biasanya akan berbondong-bondong menyambut kedatangan Anda. Mereka cukup agresif dan tidak segan untuk mengambil barang bawaan jika Anda tidak berhati-hati. Namun, interaksi dengan satwa liar di habitat aslinya ini tetap menjadi pengalaman yang menyenangkan dan tak terlupakan.

Di pulau ini, Anda juga akan menemukan sebuah makam keramat yang diyakini sebagai makam Raja Kera. Pengunjung biasanya memberikan sesajen berupa makanan untuk monyet-monyet sebagai bentuk penghormatan. Pastikan Anda membawa beberapa buah atau kacang untuk diberikan kepada monyet-monyet tersebut, tetapi berhati-hatilah agar tidak terlalu dekat.

Menjelajah Pulau Bakut: Bekantan, Sang Primata Endemik

Jika Anda tertarik dengan satwa endemik Kalimantan, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Pulau Bakut, yang merupakan bagian dari Tamaasional Danau Panggang. Pulau ini adalah habitat penting bagi Bekantan, atau monyet berhidung panjang (Nasalis larvatus), primata endemik Kalimantan yang memiliki ciri khas hidung mancung dan perut buncit. Bekantan adalah satwa yang sangat dilindungi dan menjadi maskot Kalimantan Selatan.

Perjalanan ke Pulau Bakut juga dilakukan dengan kelotok. Waktu terbaik untuk melihat Bekantan adalah pagi hari atau sore menjelang senja, saat mereka aktif mencari makan di hutan bakau. Dengan sedikit keberuntungan, Anda bisa melihat kawanan Bekantan bergelantungan di pohon atau melompat dari satu dahan ke dahan lain. Pemandu lokal biasanya sangat mahir dalam menemukan lokasi Bekantan, jadi pastikan Anda didampingi oleh pemandu yang berpengalaman.

Untuk kenyamanan perjalanan Anda menjelajahi sungai dan berbagai destinasi menarik di Banjarmasin dan sekitarnya, mempertimbangkan sewa mobil di Banjarmasin bisa menjadi pilihan yang bijak. Dengan begitu, Anda memiliki fleksibilitas untuk mengunjungi berbagai titik keberangkatan kelotok atau bahkan menjelajahi destinasi darat laiya dengan lebih mudah.

Wisata Budaya dan Sejarah di Jantung Kota Banjarmasin

Banjarmasin bukan hanya tentang sungai; kota ini kaya akan situs sejarah dan budaya yang menceritakan masa lalu Kesultanan Banjar yang gemilang. Menjelajahi tempat-tempat ini akan memberikan Anda pemahaman yang lebih dalam tentang akar identitas kota.

Masjid Raya Sabilal Muhtadin: Kemegahan Arsitektur Islam

Sebagai salah satu masjid terbesar dan termegah di Kalimantan, Masjid Raya Sabilal Muhtadin adalah landmark ikonik Banjarmasin. Masjid ini memiliki arsitektur modern yang indah dengan sentuhan ornamen Islam khas Banjar. Kapasitasnya yang besar dapat menampung puluhan ribu jamaah, menjadikaya pusat kegiatan keagamaan dan kebudayaan Islam di Kalimantan Selatan. Kunjungi masjid ini untuk mengagumi keindahan arsitekturnya, merasakan ketenangan spiritual, dan mengamati kehidupan religius masyarakat Banjar.

Rumah Adat Banjar (Bubungan Tinggi): Keunikan Arsitektur Tradisional

Untuk menyelami arsitektur tradisional Banjar, Anda bisa mengunjungi Rumah Adat Banjar yang mengusung gaya Bubungan Tinggi. Rumah-rumah ini dicirikan oleh atap yang menjulang tinggi di bagian tengah, melambangkan kemuliaan dan martabat. Salah satu contoh yang terawat baik adalah di Kampung Sasirangan atau di Museum Wasaka. Mengunjungi rumah adat ini memberikan gambaran tentang cara hidup masyarakat Banjar di masa lalu dan kekayaan filosofi di balik setiap elemen arsitekturnya.

Museum Wasaka: Menelusuri Jejak Sejarah Perjuangan

Museum Waja Sampai Kaputing (WASAKA) adalah tempat yang tepat untuk memahami sejarah perjuangan rakyat Kalimantan Selatan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Museum ini menyimpan berbagai koleksi benda bersejarah, mulai dari senjata tradisional, pakaian pejuang, hingga dokumen-dokumen penting yang mengisahkan perlawanan terhadap penjajah. Berlokasi di tepi Sungai Martapura, museum ini tidak hanya menawarkan wawasan sejarah tetapi juga pemandangan sungai yang indah.

Jembatan Barito: Ikon Modern Kebanggaan Banjarmasin

Jembatan Barito adalah salah satu jembatan gantung terpanjang di Indonesia, membentang di atas Sungai Barito dan menghubungkan Banjarmasin dengan daerah seberangnya. Jembatan ini bukan hanya infrastruktur vital, tetapi juga menjadi ikon modern kota Banjarmasin. Menikmati senja di sekitar jembatan ini, dengan cahaya lampu kota yang mulai menyala, adalah pemandangan yang tak boleh Anda lewatkan. Anda bisa menyewa kelotok untuk melihat keindahan jembatan ini dari bawah, atau sekadar menikmati pemandangan dari tepian sungai.

Untuk memastikan perjalanan Anda lancar dan efisien saat menjelajahi semua situs budaya dan sejarah ini, menggunakan rental mobil di Banjarmasin akan sangat membantu. Anda bisa mengatur jadwal sendiri dan mengunjungi tempat-tempat menarik sesuai keinginan Anda tanpa terikat transportasi umum.

Menikmati Kelezatan Kuliner Khas Banjar yang Menggugah Selera

Petualangan di Banjarmasin tidak akan lengkap tanpa mencicipi aneka kuliner khasnya yang lezat dan kaya rempah. Hidangan Banjar memiliki cita rasa yang unik, seringkali perpaduan manis, asam, dan gurih dengan aroma khas yang menggoda.

Soto Banjar: Keharuman Tiada Tara

Soto Banjar adalah hidangan paling ikonik dan wajib coba. Berbeda dengan soto laiya, Soto Banjar menggunakan susu atau santan sebagai kuahnya, menciptakan tekstur kental yang creamy. Isiaya biasanya berupa suwiran ayam, perkedel kentang, telur rebus, dan taburan bawang goreng serta seledri. Yang membuat Soto Banjar sangat khas adalah penggunaan rempah-rempah yang kuat dan tambahan jeruk nipis, sambal, serta kerupuk. Nikmati hangat-hangat di pagi hari atau kapan pun Anda ingin memanjakan lidah.

Nasi Kuning Banjar: Sarapan Favorit Sejuta Umat

Sarapan di Banjarmasin tak akan lengkap tanpa Nasi Kuning Banjar. Berbeda dengaasi kuning di daerah lain, Nasi Kuning Banjar disajikan dengan lauk haruan (ikan gabus) bumbu habang (merah), telur bumbu habang, atau ayam bumbu habang. Bumbu habang ini merupakan saus merah khas Banjar yang terbuat dari cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, kemiri, dan rempah laiya, memberikan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas yang khas. Nasi kuningnya sendiri dimasak dengan santan dan rempah, menghasilkan aroma yang sangat menggoda.

Ikan Bakar Patin/Haruan: Kelezatan Sungai yang Autentik

Mengingat Banjarmasin adalah kota sungai, hidangan ikan air tawar tentu menjadi primadona. Ikan Patin dan Haruan (gabus) adalah dua jenis ikan yang sangat populer di sini. Keduanya biasa diolah menjadi ikan bakar dengan bumbu khas Banjar yang meresap sempurna, atau dimasak gangan (sayur berkuah) yang segar. Kelezatan dagingnya yang lembut dan bumbunya yang kaya rempah akan membuat Anda ketagihan.

Lontong Orari: Paduan Rasa yang Unik

Lontong Orari adalah hidangan lontong khas Banjarmasin yang disajikan dengan kuah kental berwarna kemerahan. Lontong ini biasanya dilengkapi dengan potongan daging ayam atau telur, serta taburan bawang goreng dan kerupuk. Rasanya gurih dengan sentuhan manis dan pedas yang seimbang, sangat cocok dinikmati sebagai makan siang atau malam.

Wadai Khas Banjar: Manisan Tradisional yang Menggoda

Jangan lewatkan aneka wadai atau kue-kue tradisional khas Banjar. Ada banyak sekali jenisnya, seperti Amparan Tatak (kue lapis pandan santan), Kue Lam (kue lapis legit khas Banjar), Bingka (kue manis berbahan labu atau ubi), Putri Selat, dan masih banyak lagi. Wadai-wadai ini memiliki cita rasa manis yang lembut dan tekstur yang unik, sangat pas sebagai teman minum teh atau kopi, serta oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

Aksesibilitas dan Cara Menuju Banjarmasin

Menuju Banjarmasin kini semakin mudah, berkat infrastruktur transportasi yang terus berkembang. Kota ini berfungsi sebagai gerbang utama menuju Kalimantan Selatan, sehingga pilihan aksesibilitasnya cukup beragam.

Melalui Udara

Cara tercepat dan paling umum untuk mencapai Banjarmasin adalah melalui jalur udara. Kota ini dilayani oleh Bandar Udara Internasional Syamsudioor (BDJ), yang terletak di Banjarbaru, sekitar 25-30 kilometer dari pusat kota Banjarmasin. Bandara ini melayani penerbangan langsung dari kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, dan Makassar. Setelah tiba di bandara, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke pusat kota dengan taksi bandara, taksi online, atau bus Damri yang tersedia.

Melalui Jalur Darat

Jika Anda berasal dari kota-kota di Kalimantan laiya seperti Palangkaraya atau bahkan Balikpapan (meskipun jauh), Anda bisa memilih jalur darat menggunakan bus antarkota atau kendaraan pribadi. Jaringan jalan yang menghubungkan Banjarmasin dengan kota-kota di sekitarnya cukup baik. Namun, perlu diingat bahwa perjalanan darat di Kalimantan bisa memakan waktu yang cukup lama dan kondisi jalan bervariasi.

Transportasi Lokal di Banjarmasin

Setelah tiba di Banjarmasin, ada beberapa pilihan transportasi lokal. Taksi dan ojek online sangat populer dan mudah diakses. Anda juga bisa menemukan angkutan kota (mikrolet) untuk rute-rute tertentu. Namun, untuk eksplorasi yang lebih nyaman dan fleksibel, terutama jika Anda berencana mengunjungi beberapa tempat wisata dalam satu hari atau pergi ke luar pusat kota, sangat disarankan untuk menggunakan jasa sewa mobil di Banjarmasin. Dengan mobil sewaan, Anda memiliki kebebasan penuh untuk menjelajahi setiap sudut kota dan sekitarnya sesuai jadwal Anda sendiri, tanpa perlu khawatir tentang transportasi publik atau tawar-menawar harga taksi berulang kali.

Penginapan di Banjarmasin: Pilihan untuk Setiap Anggaran

Banjarmasin menawarkan berbagai pilihan akomodasi yang sesuai dengan beragam anggaran dan preferensi. Mulai dari hotel bintang lima dengan fasilitas lengkap hingga penginapan bujet yang nyaman dan ramah di kantong, semuanya tersedia.

  • Hotel Bintang: Jika Anda mencari kenyamanan dan fasilitas premium, Banjarmasin memiliki beberapa hotel bintang empat dan lima yang berlokasi strategis di pusat kota atau tepi Sungai Martapura, menawarkan pemandangan indah dan pelayanan prima.
  • Hotel Menengah: Banyak pilihan hotel dengan harga terjangkau yang menawarkan kamar bersih, fasilitas standar, dan lokasi yang mudah dijangkau dari berbagai objek wisata.
  • Penginapan & Guest House: Bagi traveler bujet atau mereka yang mencari pengalaman lokal, terdapat banyak penginapan dan guest house kecil yang menawarkan suasana lebih personal dan harga yang sangat ramah.

Disarankan untuk memesan akomodasi Anda jauh-jauh hari, terutama jika Anda berencana berkunjung saat musim liburan atau ada acara-acara besar di Banjarmasin.

Tips Penting untuk Petualangan Tak Terlupakan di Banjarmasin

Agar perjalanan Anda ke Banjarmasin berjalan lancar dan berkesan, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Waktu Terbaik Berkunjung: Musim kemarau (sekitar Mei hingga September) adalah waktu terbaik, karena cuaca cenderung cerah dan aktivitas di sungai tidak terganggu oleh curah hujan tinggi.
  • Pakaiayaman: Iklim di Banjarmasin cenderung panas dan lembap. Bawalah pakaian berbahan ringan dan menyerap keringat. Jangan lupa topi atau payung untuk melindungi dari sinar matahari.
  • Uang Tunai: Meskipun banyak tempat menerima pembayaran digital, membawa uang tunai (pecahan kecil) sangat penting, terutama saat berbelanja di pasar tradisional atau pasar terapung.
  • Jaga Kebersihan Lingkungan: Sebagai kota sungai, kebersihan air sangat penting. Hindari membuang sampah sembarangan, baik di darat maupun di sungai.
  • Pelajari Frasa Lokal: Masyarakat Banjar sangat ramah. Mengucapkan beberapa frasa dasar dalam bahasa Banjar seperti “Apa kabar?” (Pian habar?) atau “Terima kasih” (Tarima kasih banyak) dapat membantu Anda berinteraksi lebih dekat dengan penduduk lokal.
  • Waspada di Keramaian: Seperti halnya di destinasi wisata laiya, selalu waspada terhadap barang bawaan Anda, terutama di tempat-tempat ramai.
  • Nikmati Prosesnya: Banjarmasin adalah kota dengan ritme yang unik. Santai saja, nikmati setiap perjalanan menyusuri sungai, setiap gigitan kuliner, dan setiap interaksi dengan masyarakatnya.

Kesimpulan: Pesona Abadi Banjarmasin yang Tak Terlupakan

Banjarmasin adalah sebuah kota yang menjanjikan pengalaman wisata yang kaya, unik, dan penuh warna. Dari gemerlap kehidupan di pasar terapung yang ikonik, petualangan menyusuri sungai untuk bertemu Bekantan, hingga menyelami kekayaan budaya dan sejarahnya yang mendalam, setiap momen di Kota Seribu Sungai ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Ia adalah destinasi yang membuktikan bahwa keindahan Indonesia tak hanya terhampar di pantai dan gunung, tetapi juga di jantung sebuah kota yang berdenyut bersama aliran air. Jadi, siapkan diri Anda, Sobat Balioh, untuk terhanyut dalam pesona Banjarmasin. Biarkan setiap sungai, setiap senyum warga, dan setiap cita rasa kuliner, menceritakan kisah petualangan Anda yang paling autentik dan memuaskan. Kapan lagi bisa merasakan “Venice of the East” langsung di bumi Nusantara?

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)

1. Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Pasar Terapung di Banjarmasin?
Waktu terbaik adalah sangat pagi, antara pukul 05.00 hingga 07.00 WITA, saat matahari terbit dan aktivitas perdagangan di pasar sedang ramai-ramainya. Datanglah sepagi mungkin untuk mendapatkan pengalaman dan pemandangan terbaik.

2. Bagaimana cara menuju Pasar Terapung Lok Baintan atau Muara Kuin?
Anda bisa menyewa kelotok (perahu motor tradisional) dari dermaga-dermaga di sepanjang Siring Sungai Martapura, pusat kota Banjarmasin. Harga sewa bisa dinegosiasikan tergantung rute dan durasi perjalanan.

3. Apa saja kuliner khas Banjarmasin yang wajib dicoba?
Anda wajib mencoba Soto Banjar, Nasi Kuning Banjar (dengan lauk bumbu habang), Ikan Bakar Patin atau Haruan, Lontong Orari, dan aneka Wadai (kue tradisional Banjar) seperti Bingka dan Amparan Tatak.

4. Selain pasar terapung, objek wisata apa lagi yang populer di Banjarmasin?
Anda bisa mengunjungi Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Museum Wasaka, Jembatan Barito, atau melakukan susur sungai ke Pulau Kembang (habitat monyet) dan Pulau Bakut (habitat Bekantan).

5. Apakah transportasi umum di Banjarmasin memadai untuk turis?
Taksi dan ojek online tersedia, namun untuk fleksibilitas dan kenyamanan maksimal dalam menjelajahi berbagai destinasi, sangat disarankan untuk menggunakan jasa sewa mobil di Banjarmasin.