Menikmati Wisata Pantai Kedungu dan Air Terjunnya

Pantai Kedungu, Desa Belalang, Tabanan

Suasana Pantai Kedungu,Tabanan saat sore hari
Suasana Pantai Kedungu,Tabanan saat sore hari

Pulau Bali sudah lama terkenal dengan deretan pantainya yang indah dan memiliki keistimewaan tersendiri. Salah satu pantai yang menawarkan keunikan di Pulau Dewata ini adalah Pantai Kedungu.

Pantai yang terletak di Banjar Kedungu, Desa Belalang, Kabupaten Tabanan tersebut memiliki air terjun mini dengan tinggi hampir 10 meter. Perpaduan antara air terjun dan debur ombak menjadi pemandangan indah tersendiri.

Air terjun tersebut bersumber dari pengairan sawah-sawah di Banjar Kedungu, yang jaraknya dari pantai hanya dibatasi oleh tebing karang.

Saat Balioh.com berkunjung ke kawasan wisata itu beberapa waktu lalu, pantai tersebut ramai dikunjungi orang yang ingin mengabadikan diri mereka di antara air terjun dan debur ombak.

Beberapa orang silih berganti menapak bentangan karang menuju lokasi air terjun. Setiap langkah mesti diambil dengan hati-hati karena pijakan adalah karang yang cukup licin. Namun kesulitan itu tak menghalangi pelancong untuk menikmati keindahan sekaligus berfoto dekat air terjun tersebut.

Rupa karang yang membentang di sekitar air terjun tak beraturan. Walau demikian, relatif aman bagi para pengunjung untuk mendudukinya, bersantai sembari menikmati pemandangan ombak. Embusan angin yang membelai pepohonan di atas tebing menambah segar suasana.

Akses ke Pantai Kedungu

Pantai Kedungu berjarak sekitar 10 kilometer dari salah satu ikon pariwisata Bali, Tanah Lot. Keduanya berada pada satu jalur jalan yang sama. Bila titik nol adalah Denpasar, Ibu Kota Pulau Dewata, kita perlu menempuh jarak 23 km untuk tiba di sana.

Untuk mencapai Pantai Kedungu dari Denpasar, lalui Jl Gatot Subroto Barat dan ambil arah menuju Jl Raya Kerobokan. Saat tiba di persimpangan, ikuti rute menuju Canggu, kemudian arahkan kendaraan ke Tanah Lot.

Jika ingin melihat Matahari terbenam di Pantai Kedungu, berangkatlah lebih awal. Pasalnya, pada sore hari biasanya terjadi kemacetan di kawasan Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Jarak dari Denpasar ke Kedungu itu biasanya bisa ditempuh dalam waktu satu jam menggunakan mobil.

Pada rute tersebut ada beberapa pantai yang juga bisa dikunjungi. Salah satunya adalah Pantai Mengening, menjelang perbatasan antara Kabupaten Badung dan Tabanan. Bila memiliki banyak waktu singgahlah sejenak di pantai tersebut. Suasananya terbilang menyenangkan.

Eksotisnya Air Terjun Kedungu, Tabanan ,Bali

Air Terjun Kedungu, Tabanan, Bali
Air Terjun Kedungu, Tabanan, Bali

Baca juga: Tanah Lot Bali: Keindahan Matahari Terbenam Pulau Bali

Di Pantai Mengening pengunjung bisa menikmati pemandangan dari ketinggian. Pantai tersebut memiliki ceruk yang terbentuk alami dari bebatuan atau karang yang terkikis ombak. Saat air laut sedang surut ceruk-ceruk tersebut menjadi tempat favorit pengunjung untuk menelusuri pantai.

Untuk melanjutkan ke Pantai Kedungu teruskan perjalanan sampai ujung Jalan By Pass Tanah Lot. Selanjutnya, ikuti plang ke arah Kedungu. Jarak pantai dari jalan itu tinggal 6 km lagi, tetapi karena sudah memasuki kawasan rumah penduduk desa, jalannya menjadi sempit.

Pemandangan indah hamparan sawah bisa dinikmati di jalur ini. Beberapa penginapan juga tampak terselip di antara deretan sawah tersebut.

Apa yang Bisa Anda Lakukan di Pantai Kedungu?

Aktivitas di Pantai Kedungu yang berpasir hitam itu semakin ramai pada sore hari. Bukan hanya mereka yang berenang di laut, ada pula mereka yang bermain sepak bola, dan olahraga lari (jogging). Tak sedikit juga para pemancing ikan yang duduk atau berdiri di area karang.

Selain itu, laut di Pantai Kedungu juga memiliki ombak yang cukup besar untuk para peselancar. Mereka biasanya meliuk menaiki ombak pada pagi atau sore hari, tergantung besarnya ombak. Tak hanya untuk yang sudah mahir, kondisi laut di kawasan itu juga ramah untuk mereka yang baru belajar untuk berselancar.

Area parkir di pantai tersebut cukup luas untuk menampung puluhan sepeda motor dan mobil. Tak ada pungutan tiket masuk ke kawasan ini. Pengunjung cukup membayar biaya parkir motor (Rp2.000) dan mobil (Rp5.000).

Pada area parkir terdapat deretan warung yang menawarkan aneka makanan dan minuman sebagai tempat persinggahan untuk mengisi perut atau melepas dahaga setelah menikmati aktivitas di Pantai Kedungu.

Bila tubuh terasa lengket setelah mandi air laut, Pantai Kedungu juga menyediakan tempat bilas, sekaligus ruang untuk mengganti pakaian.

Sinar matahari perlahan redup. Ufuk barat menampakkan Sang Surya yang terbenam di antara gumpalan awan. Suasana perlahan semakin menuju keheningan.

Sore berubah menjadi malam, para peselancar mulai melepaskan aktivitasnya, dan para pelancong satu-persatu mulai bergerak meninggalkan pantai.

Average rating / 5. Vote count:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.